O-ring kegagalan spiral — cincin berputar secara aksial saat pemasangan dan bergerak mengikuti jalur seperti gabus di sekitar alur — merupakan mode kegagalan yang paling sering dikaitkan dengan O-ring buruk, padahal hampir selalu disebabkan oleh kesalahan teknik pemasangan. Hal ini terjadi ketika O-ring diregangkan melewati poros dan gaya peregangan tidak seragam di sekeliling lingkarannya, sehingga satu busur cincin maju lebih cepat daripada busur lainnya dan menyebabkan puntiran pada penampang melintang. Bagian yang terpuntir menciptakan celah di titik kontak dengan dinding silinder, memungkinkan kebocoran pada tekanan 30–50 bar — jauh di bawah tekanan operasional pemukul — sehingga kegagalan tampak seperti masalah kualitas segel.
Tiga teknik mencegah kegagalan spiral: pertama, jangan pernah meregangkan O-ring lebih dari 3–5% dari diameter dalam (ID) nominalnya saat pemasangan di atas poros. O-ring yang diregangkan melebihi ambang batas tersebut mengalami deformasi permanen yang membuatnya rentan terhadap perputaran spiral di bawah siklus tekanan dinamis. Kedua, gunakan panduan berbentuk kerucut atau chamfer (tirus) pada ujung masuk poros atau lubang tempat O-ring harus melaluinya—chamfer ini mendistribusikan gaya peregangan secara merata, sehingga mencegah satu busur bergerak lebih cepat daripada yang lain. Ketiga, putar O-ring yang telah terpasang satu putaran penuh dengan tangan menggunakan tekanan ringan jari setelah terpasang sempurna di alurnya, untuk memastikan penampang melintangnya seragam di sekeliling alur. O-ring yang terpuntir terasa kasar saat diputar; sedangkan O-ring yang terpasang dengan benar berputar dengan lancar.
Daftar Periksa Pencegahan Distorsi O-Ring
Jenis Distorsi |
Menyebabkan |
Metode Pencegahan |
Deteksi Sebelum Perakitan |
Puntiran spiral (jejak berbentuk gabus dalam alur) |
Peregangan tidak merata di atas poros selama pemasangan |
Gunakan panduan berbentuk kerucut pada ujung masuk; maksimal peregangan 3–5% dari diameter dalam (ID) nominal |
Putar O-ring yang telah terpasang dengan tangan—rasa kasar menunjukkan adanya puntiran |
Penurunan kompresi aksial (penampang datar setelah penyimpanan) |
Penyimpanan dalam posisi terkompresi lebih dari 6 bulan |
Toko O-rings tergantung bebas atau datar, tidak pernah dalam tumpukan terkompresi |
Ukur penampang melintang sebelum pemasangan — jika kurang dari −5% dari nilai nominal, buang |
Jepitan di sudut alur |
Sudut tajam alur yang menangkap ring selama kompresi |
Pastikan sudut alur dibuat chamfer dengan radius minimum 0,2 mm |
Pemeriksaan visual alur sebelum pemasangan ring |
Ekstrusi pada celah pemasangan |
Celahan antara permukaan rumah terlalu lebar saat perakitan — ring terjepit keluar |
Verifikasi celah menutup hingga di bawah 0,08 mm pada cincin pendukung sebelum pemasangan torsi penuh |
Periksa celah dengan jangka sorong sebelum pengencangan baut rumah |
Distorsi kimia akibat pelumas yang tidak sesuai |
Kontak gemuk berbasis petroleum dengan NBR sebelum pemasangan |
Gunakan hanya gemuk silikon; oleskan lapisan tipis dan merata — jangan pernah menggenangi |
Bandingkan penampang melintang sebelum dan 5 menit setelah aplikasi pelumas |
Uji rotasi satu putaran setelah pemasangan memakan waktu 8 detik dan mendeteksi pemasangan spiral sebelum rumah segel ditutup. Ini merupakan pemeriksaan kualitas paling efisien dari segi waktu dalam seluruh prosedur pemasangan segel. HOVOO menyediakan panduan pemasangan yang mencakup prosedur penanganan O-ring spesifik untuk setiap posisi segel di Atlas Copco dan Sandvik perangkat drifter. Spesifikasi lengkap di hovooseal.com.
EN
AR
CS
DA
NL
FI
FR
DE
EL
IT
JA
KO
NO
PL
PT
RO
RU
ES
SV
TL
IW
ID
LV
SR
SK
VI
HU
MT
TH
TR
FA
MS
GA
CY
IS
KA
UR
LA
TA
MY