Memilih U ‑seal yang salah dapat menyebabkan kebocoran pada tingkat terbaiknya, dan kegagalan sistem yang bencana pada tingkat terburuknya. Dihadapkan pada puluhan kelas bahan, dimensi penampang melintang ‑, serta nilai kekerasan, para insinyur kerap kembali mengandalkan “kaidah praktis ” atau menjadi lumpuh akibat kelebihan data. Artikel ini menyusun proses pemilihan ke dalam tujuh langkah konkret, yang disajikan dalam bentuk pertanyaan ‑serta ‑format jawaban.
P1: Haruskah Saya Memilih Bahan atau Ukuran Terlebih Dahulu?
J: Alur terlebih dahulu, bahan kedua.
Standar internasional (ISO 5597, DIN 3771, dll.) menetapkan ruang pemasangan untuk seal U ‑: panjang alur L, kedalaman radial t, dan jari-jari sudut dasar. Anda harus memilih seal yang penampang melintangnya sesuai dengan ruang tersebut. Baru setelah itu Anda menyaring bahan-bahan yang tersedia berdasarkan kondisi operasi. Untuk alur non-standar, Anda harus menyediakan: diameter poros/bore, diameter alur, lebar alur, tekanan kerja, suhu, dan jenis fluida. ‑bagian ini cocok untuk ruang tersebut. Baru setelah itu Anda menyaring bahan-bahan yang tersedia berdasarkan kondisi operasional. ‑Untuk alur nonstandar, Anda harus menyediakan: diameter poros/bore, diameter alur, lebar alur, tekanan kerja, suhu, dan jenis fluida.
P2: Bagaimana Cara Menyesuaikan Bahan dengan Fluida?
· Minyak hidrolik mineral: NBR (umum), PU (kritis terhadap keausan), FKM (suhu tinggi) ‑kritis), FKM (suhu tinggi)
· Air ‑kebakaran glikol ‑cairan tahan api: PU atau EPDM (NBR mengembang) —istilah pencarian “PPDI seal for water ‑based media ” menegaskan bahwa poliuretan PPDI jauh lebih tahan lama dibandingkan PU biasa dalam cairan semacam itu.
· Kebakaran ester fosfat ‑cairan tahan api: FKM atau EPDM wajib digunakan (NBR mengembang dengan cepat)
· Udara / gas kering: PU atau NBR (rendah ‑lapisan gesekan rendah bermanfaat)
Kuartal 3: Bagaimana Tekanan dan Kecepatan Mempengaruhi Pilihan?
· Tekanan rendah (<10 MPa): Bahan apa pun; fokus pada gesekan dan perilaku pada suhu rendah ‑suhu.
· Tekanan sedang (10 –25 MPa): PU atau NBR; cincin anti-ekstrusi mungkin diperlukan. ‑anti
· Tekanan tinggi (25 –50 MPa): Poliuretan PPDI atau komposit PTFE terisi; cincin pendukung wajib digunakan.
· Kecepatan tinggi (>0,5 m/detik): PU yang dimodifikasi untuk gesekan rendah atau PTFE ‑gesekan rendah ‑u berlapis ‑segel; kehalusan permukaan alur Ra ≤ 0.2 μ m.

P4: Apa Arti Kode Standar Tersebut?
Standar Wilayah/Organisasi Silang ‑Rentang Bagian Pencarian Panas Berdasarkan Wilayah
ISO 5597 Internasional 1,8 –13 mm Prancis, Amerika Serikat
DIN 3771 Jerman 2 –14 mm Prancis
GB/T 3452.1 Tiongkok 1,8 –8,6 mm Taiwan
JIS B 2401 Jepang 1,9 –8,4 mm Jepang
Mnemonik Pemilihan (Bahasa Mandarin → Bahasa Inggris):
Pertama alur, kemudian tekanan; media dan suhu menentukan bahan.
Standar menghemat biaya; produk nonstandar memerlukan validasi yang cermat. ‑standar menghemat biaya; produk nonstandar memerlukan validasi yang cermat.
EN
AR
CS
DA
NL
FI
FR
DE
EL
IT
JA
KO
NO
PL
PT
RO
RU
ES
SV
TL
IW
ID
LV
SR
SK
VI
HU
MT
TH
TR
FA
MS
GA
CY
IS
KA
UR
LA
TA
MY