Penambangan bawah tanah merupakan disiplin yang tak kenal kompromi, di mana peralatan beroperasi dalam lingkungan terbatas, kotor, basah, dan mengalami tekanan mekanis tinggi. Keandalan bukan hanya menjadi pertimbangan ekonomi, melainkan juga komponen inti keselamatan. Tiga mesin paling kritis —hoist tambang, kendaraan muat-angkut-buang (LHD), dan jumbo bor —bergantung pada sistem hidrolik dan mekanis, di mana kegagalan segel dapat menyebabkan akibat bencana: kegagalan rem hoist, hilangnya kemudi pada LHD, atau pecahnya selang hidrolik di dekat operator bor.

Hoist Tambang:
Ini adalah lift untuk manusia, material, dan bijih, yang mengangkut beban besar dengan kecepatan tinggi di dalam sumur vertikal. Sistem pengereman mereka umumnya bersifat hidrolik atau hidro-pneumatik, beroperasi di bawah tekanan tinggi serta menuntut keandalan mutlak. Seal pada kaliper rem dan akumulator mengalami:
· Tekanan Statis dan Dinamis Tinggi.
· Potensi kontaminasi oleh debu sumur yang terbawa udara.
· Fungsi kritis keselamatan.
Nitril Terhidrogenasi (HNBR) merupakan bahan pilihan untuk seal-seal ini. Bahan ini memberikan ketahanan minyak yang sangat baik seperti NBR standar, namun dengan peningkatan signifikan dalam hal:
· Ketahanan Panas (hingga 150 °°C secara kontinu), yang sangat penting bagi sistem rem.
· Kekuatan Mekanis dan Ketahanan Abrasi.
· Ketahanan terhadap Ozon dan Penuaan.
Sifat-sifat ini menjamin bahwa seal mempertahankan integritas dan elastisitasnya dalam jangka waktu lama—suatu persyaratan mutlak bagi sistem keselamatan.
LHD (Load-Haul-Dump):
Kendaraan artikulasi jenis tramming ini merupakan tulang punggung operasi penambangan produksi. Sejumlah silinder hidroliknya (untuk pengarah kemudi, lengan pengangkat, dan kemiringan bak) mengalami siklus dinamis berkekuatan tinggi secara terus-menerus. Tantangan utama bagi segel silinder adalah ekstrusi dan abrasi.
· Poliuretan (PU) merupakan material dominan untuk segel piston dan segel batang pada silinder LHD. Ketahanannya terhadap abrasi yang tak tertandingi serta modulus tinggi (kekerasan) mencegah segel mengalami deformasi atau terekstrusi ke celah sempit antara piston dan dinding silinder di bawah tekanan yang dapat melebihi 300 bar.
· HNBR sering digunakan untuk segel sekunder, segel pembersih (scraper), dan segel statis dalam rangkaian silinder. Material ini memberikan kemampuan penyegelan pendukung yang sangat baik serta tahan terhadap minyak hidrolik bersuhu tinggi.
Drill Jumbo:
Mesin-mesin ini menggunakan bor batu hidrolik untuk membuat lubang peledakan. Silinder pemberian dorong bor dan mekanisme palu/rotasi mengalami tekanan berdenyut intens dengan frekuensi tinggi serta getaran yang dapat dengan cepat merusak segel berkualitas rendah.
· Kombinasi PU dan HNBR merupakan standar. PU menangani penyegelan tekanan tinggi di dalam silinder pemberian dorong, sedangkan HNBR digunakan pada segel rumit di kepala bor, di mana bahan ini tahan terhadap debu batuan abrasif dan minyak bersuhu tinggi.
Kolaborasi OEM dan Pemeliharaan Prediktif:
Pemasok seperti Atlas Copco, Sandvik, dan Caterpillar merancang peralatan mereka dengan profil segel spesifik serta rekomendasi bahan tertentu. Penggunaan segel non-OEM atau segel berbahan tidak sesuai dapat membatalkan garansi dan mengurangi kinerja.
Di tambang dalam bersuhu tinggi di Australia Barat dan Amerika Serikat (Nevada), suhu batuan lingkungan dapat melebihi 50 °°C, sehingga memberi tekanan ekstra pada sistem hidrolik. Di sini, strategi pemeliharaan bersifat canggih:
1. Analisis Minyak: Pengambilan sampel fluida hidrolik secara rutin untuk memantau viskositas, jumlah partikel, dan yang paling penting, keberadaan silikon (dari masuknya debu abrasif, yang menunjukkan kegagalan segel/ventilasi) atau tembaga/besi (dari keausan).
2. Penggantian Berbasis Kondisi: Segel pada sistem kritis diganti berdasarkan hasil analisis minyak dan inspeksi saat pembongkaran selama perawatan terencana, bukan berdasarkan interval jam tetap.
3. Program Peningkatan Segel: Tambang sering bekerja sama dengan produsen segel untuk mengembangkan senyawa khusus —misalnya, poliuretan hibrida dengan ketahanan hidrolisis yang lebih baik untuk kondisi basah atau HNBR yang diperkuat khusus untuk pengeboran bersuhu tinggi.
Ekonominya jelas: kegagalan tak terencana pada LHD atau mesin besar di stope bawah tanah terpencil dapat menimbulkan biaya puluhan ribu dolar AS per jam akibat hilangnya produksi. Berinvestasi pada segel HNBR dan PU berkinerja tinggi yang tepat, serta menerapkan program pemeliharaan berbasis ilmu pengetahuan, merupakan salah satu cara paling efektif untuk memastikan ketersediaan peralatan dan melindungi tenaga kerja di bawah tanah.
EN
AR
CS
DA
NL
FI
FR
DE
EL
IT
JA
KO
NO
PL
PT
RO
RU
ES
SV
TL
IW
ID
LV
SR
SK
VI
HU
MT
TH
TR
FA
MS
GA
CY
IS
KA
UR
LA
TA
MY