33-99 No. Jl. Mufu E, Distrik Gulou, Nanjing, Tiongkok [email protected] | [email protected]

Hubungi Kami

Cincin-O Tahan Bahan Kimia EPDM dan FKM untuk Tekanan Filter dan Mesin Flotasi

2026-02-04 15:31:14
Cincin-O Tahan Bahan Kimia EPDM dan FKM untuk Tekanan Filter dan Mesin Flotasi

Tekanan filter dan mesin flotasi merupakan peralatan andalan dalam pengolahan mineral, pengolahan air limbah, serta manufaktur bahan kimia. Peralatan ini beroperasi dalam siklus tekanan tinggi dan paparan bahan kimia agresif, sehingga integritas segel menjadi sangat penting. Tekanan filter, yang digunakan untuk pemisahan padat-cair, menempatkan segel pada paparan slurry yang mengandung asam (misalnya asam sulfat dalam pelindian tembaga), basa (natrium hidroksida dalam pengolahan alumina), serta agen pengoksidasi. Sel flotasi, yang memisahkan mineral melalui gelembung udara, menggunakan berbagai frother dan collector (sering kali reagen organik seperti xantat) dalam lingkungan turbulen dan teraerasi.

 

Etilena Propilena Diene Monomer (EPDM) adalah elastomer non-polar yang terkenal karena ketahanannya yang luar biasa terhadap zat polar. EPDM berkinerja sangat baik terhadap air panas dan uap (hingga 150 °C), alkali, asam (termasuk asam fosfat dan asetat), minyak dan gemuk silikon, serta cairan rem berbasis alkohol. Ketahanannya yang sangat baik terhadap ozon dan pelapukan menjadikannya ideal untuk pemasangan di luar ruangan. Namun, EPDM memiliki ketahanan yang sangat buruk terhadap minyak, gemuk, dan bahan bakar berbasis petroleum, sehingga secara signifikan membatasi penggunaannya dalam sistem pelumasan industri umum.

 

Fluorokarbon (FKM) mengisi celah ini. Bahan ini sangat tahan terhadap minyak, bahan bakar, senyawa aromatik, dan banyak pelarut organik, serta memiliki ketahanan asam yang baik (meskipun tidak seuniversal EPDM terhadap asam kuat). FKM juga mampu menahan suhu yang lebih tinggi dibandingkan EPDM. Oleh karena itu, desain mesin menentukan pilihan segel: EPDM digunakan untuk saluran air/uap, bagian pencucian asam, atau area yang terpapar bahan kimia polar; sedangkan FKM digunakan untuk sistem hidrolik, titik pelumasan, atau bagian yang melibatkan cairan proses berbasis hidrokarbon.

 

Standar AS324 memberikan toleransi dimensi yang presisi untuk segel-segel ini, memastikan pemasangannya pas sempurna ke dalam alur gland pada pelat, bingkai, dan sambungan manifold. Titik kegagalan umum terjadi akibat penggunaan bahan yang salah dalam lingkungan media campuran. Sebagai contoh, sebuah filter press di tambang potasium Rusia mungkin menggunakan segel EPDM pada saluran pembilasan airnya, tetapi memerlukan segel FKM pada mekanisme pergeseran pelat hidraulisnya.

Pendekatan sistematis meliputi:

 

1. Analisis Cairan: Katalog setiap bahan kimia yang akan bersentuhan dengan segel, termasuk bahan pembersih.

2. Pemetaan Suhu dan Tekanan: Identifikasi kondisi paling ekstrem.

3. Penilaian Mekanis: Pertimbangkan frekuensi siklus, pergerakan pelat, serta potensi masuknya partikel abrasif.

4. Standardisasi: Gunakan nomor dash AS568/AS324 untuk efisiensi pengadaan.

Operasi penambangan di wilayah batu bara India dan wilayah fosfat Amerika Serikat telah menerapkan lembar spesifikasi material untuk setiap titik penyegelan pada pres filter mereka. Praktik ini, yang dikombinasikan dengan pemeriksaan rutin terhadap segel selama penggantian kain filter, telah mengurangi waktu henti tak terjadwal lebih dari 40%. Dalam beberapa kasus, segel berbahan ganda atau proses pelapisan khusus dieksplorasi untuk tantangan unik di mana satu jenis bahan saja tidak memadai.

微信图片_20260208192931.jpg22222221.jpg

Daftar Isi