33-99 No. Jl. Mufu E, Distrik Gulou, Nanjing, Tiongkok [email protected] | [email protected]

Hubungi Kami

Perpustakaan

Beranda /  Perpustakaan

Pemilihan bahan elastomer untuk O-ring

Jan.03.2026

Karet Nitril (NBR):
Kinerjanya terutama tergantung pada kandungan ACN, yang berkisar antara 18% hingga 50%. Secara umum, karet ini menunjukkan sifat mekanis yang baik dan dapat digunakan dalam rentang suhu operasi -30℃ hingga +100℃ (dapat mencapai +120℃ untuk periode pendek).
Formula karet nitril yang telah dikonfirmasi dapat digunakan pada suhu serendah -60℃. Karet ini terutama digunakan untuk minyak mineral dan gemuk pelumas.

Viton (FKM):
Berdasarkan perbedaan struktur dan kandungan fluor, dapat terjadi variasi dalam ketahanan kimia dan kelenturan pada suhu dingin. Karet ini terkenal karena sifatnya yang tahan api, permeabilitas udara yang rendah, serta ketahanan ozon, cuaca, dan cahaya yang sangat baik. Rentang suhu operasi untuk aplikasi adalah -20°C hingga +200°C (dapat mencapai +230°C untuk periode pendek).

Formula khusus ini dapat digunakan pada suhu serendah -35℃, dan juga sering digunakan pada suhu tinggi bersamaan dengan oli mineral dan gemuk pelumas.

Ethylene Propylene Diene Monomer (EPDM):
Mereka menunjukkan ketahanan terhadap panas, ozon, dan penuaan yang sangat baik. Selain itu, mereka memiliki elastisitas yang tinggi, kinerja suhu rendah yang unggul, serta sifat insulasi yang baik. Kisaran suhu operasi untuk aplikasi adalah dari -45℃ hingga +150℃ (dapat mencapai +175℃ untuk periode singkat). Untuk jenis yang telah divulkanisasi dan dikeringkan, kisarannya dapat berkurang menjadi -45℃ hingga +120℃ (dapat mencapai +150℃ untuk periode singkat).
Umumnya digunakan dalam aplikasi yang melibatkan cairan rem (berbasis etilen glikol) dan air panas.

Hydrogenated Nitrile Rubber (HNBR):
Diproduksi melalui argonasi selektif pada gugus nitril. Kinerjanya tergantung pada kandungan ACN, berkisar antara 18% hingga 50%, serta tingkat saturasi. Memiliki sifat mekanis yang baik. Saat bersentuhan dengan oli mineral dan gemuk pelumas, kisaran suhu operasi yang berlaku adalah dari -30℃ hingga +140℃ (hingga +160℃ untuk periode singkat). Formulasi khusus dapat digunakan pada suhu serendah -40℃.

Silikon (SIL):
Memiliki ketahanan panas, fleksibilitas dingin, dan sifat dielektrik yang sangat baik, terutama ketahanan oksigen dan ozon yang sangat unggul. Bergantung pada materialnya, kisaran suhu operasi berada antara -60℃ hingga +200℃ (bahkan hingga +230℃, dapat digunakan untuk waktu singkat).
Biasanya digunakan dalam industri medis dan makanan.

Karet Chloroprene (CR):
Secara umum, mereka menunjukkan ketahanan ozon, ketahanan cuaca, ketahanan kimia, dan ketahanan terhadap penuaan yang relatif baik. Selain itu, mereka memiliki sifat tahan api yang baik, sifat mekanis yang sangat baik, serta fleksibilitas dingin yang baik. Kisaran suhu operasi berada antara -40℃ hingga +100℃ (dapat mencapai +120℃ untuk periode pendek). Tipe khusus dapat digunakan pada suhu serendah -55℃.
Dapat digunakan untuk aplikasi penyegelan, seperti refrigeran, aplikasi luar ruangan, dan industri perekat.

Kopolimer Akrilat (ACM):
Menunjukkan ketahanan yang sangat baik terhadap ozon, pelapukan, dan udara panas, meskipun hanya menunjukkan kekuatan fisik sedang, elastisitas rendah, dan kemampuan suhu rendah yang relatif terbatas. Kisaran suhu operasi adalah -20℃ hingga +150℃ (dapat mencapai +175℃ untuk periode pendek). Tipe khusus dapat digunakan pada suhu serendah -35℃.
Terutama digunakan dalam aplikasi otomotif, aplikasi ini memerlukan ketahanan khusus terhadap pelumas yang mengandung banyak aditif (termasuk sulfur) pada suhu tinggi.

Perfluoroelastomer (FFKM):
Memiliki ketahanan kimia yang luas, mirip dengan PTFE, serta ketahanan panas yang baik. Bergantung pada materialnya, kisaran suhu operasi berada antara -25℃ dan +240℃, dan formulasi khusus dapat digunakan pada suhu hingga +325℃.
Aplikasi ini terutama ditemukan di industri kimia dan semikonduktor, serta di semua aplikasi yang melibatkan lingkungan korosif atau suhu tinggi.

Catatan:
Saat memilih bahan O-ring, kompatibilitas kimia harus dipertimbangkan. Perusahaan kami telah melakukan uji perendaman dalam kondisi laboratorium dan dapat memberikan rekomendasi untuk pemilihan bahan.
Uji laboratorium jangka pendek relatif mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan semua aditif dan kotoran yang dapat ada dalam aplikasi jangka panjang. Oleh karena itu, sebelum memilih material, penting untuk memastikan bahwa semua aspek aplikasi, seperti suhu tinggi, deformasi kompresi, kekerasan, ketahanan aus, dan ekspansi termal, dipertimbangkan secara cermat. Disarankan agar pengguna melakukan uji coba sendiri untuk memastikan apakah material yang dipilih cocok untuk setiap aplikasi.

Sebelumnya :Tidak ada

Selanjutnya :Tidak ada

Pelajari Lebih Lanjut >>